Sekelompok Murid mendapatkan kesempatan untuk mengkomunikasikan hasil kerja kelompok. Setiap anggota kelompok mendapatkan tugas masing-masing. Kegiatan seperti itu bukan hal yang dalam proses pembelajaran kekinian.
Proses itu diawali dengan memahami suatu konsep. Setiap anggota kelompok mendapatkan hak untuk menggali konsep dan mendiskusikannya. Suasana dalam proses itu dinamis. Sebagian aktif sebagian yang lain bisa jadi kurang aktif. Itulah keunggulan proses belajar dalam kelompok kecil. Anggota yang aktif bisa “menularkan” energi sehingga kelompok itu menjadi lebih aktif.
Setiap anggota kelompok memiliki keunggulan. Potensi unggul itu kadang-kadang tidak terlihat secara langsung. Bahkan potensi itu terkadang terlihat menghambat kerja kelompok. Tetapi ketika semua potensi itu bisa dipadukan, hasil baik tidak terduga bisa didapatkan.
Seorang anggota kelompok terlihat diam saja. Seperti tidak melakukan apa-apa. Seperti tidak aktif. Tetapi, dia memiliki kemampuan dalam menulis peta konsep. Tulisannya berwarna dan menarik perhatian. Sementara ada anggota lain terlihat banyak bicara. Suka bergurau. Tetapi saat mengungkapkan gagasan, cara berbicaranya mudah dipahami.
Itulah dinamika belajar dalam kelompok kecil. Masih banyak contoh lain yang menarik untuk bisa diamati sebagai manfaat belajar dalam kelompok.
Umumnya presentasi secara lisan menjadi urutan selanjutnya setelah diskusi. Seluruh anggota kelompok bersiap di depan kelas. Secara bergantian, setiap anggotanya menyampaikan pendapat. Gaya presentasi bervariasi. Apapun gayanya semua tampak alami.
Setiap anggota kelompok juga mendapatkan tugas untuk menjawab pertanyaan. Cara menjawabnya bergantian. Atau saling mendukung. Saling menambahkan. Proses komunikasi terjadi. Menyampaikan dan menerima pesan merupakan arti dasar dari komunikasi. Komunikasi itu sendiri menjadi satu di antara 8 Dimensi Profil Lulusan (DPL).
Selain itu, kelompok itu sedang mempresentasikan suatu konsep yang terhubung langsung dengan kehidupan sehari-hari. Konsep tentang produk makanan lokal yang ada dalam masyarakat. Produk itu sangat terkenal sebagai produk turun temurun. Mereka sedang mengkomunikasikan tema pembelajaran yang bermakna. Satu di antara 3 Prinsip Pembelajaran: Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan.(aa)
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Alhamdulillahi robbil alamin kami panjatkan kehadlirat Allah SWT, bahwasannya dengan rahmat dan karunia-Nya lah akhirnya Website sekolah…
Copyright © 2017 - 2026 SMA Negeri 8 Balikpapan All rights reserved.
Powered by sekolahku.web.id