SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Membangun Kemitraan

Jum'at, 19 September 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 393 Kali

Acara sudah usai. Sebagian besar orang tua atau wali murid sudah meninggalkan ruang aula sekolah ini. Mereka baru saja menghadiri undangan dari sekolah. Karena kapasitas ruangan, undangan dibagi menjadi dua sesi. Beberapa orang tua tidak langsung meninggalkan sekolah. 

Mereka yang masih belum pulang memanfaatkan waktu untuk berkomunikasi langsung dengan wali kelas atau guru. Ada yang ingin diklarifikasi atau dikonfirmasi. Mereka terlihat sedang bercakap-cakap di ruang aula. Tetapi ada sebagian orang tua berada di teras aula. Mereka terlihat berbicara dengan anak-anak mereka. Suasana pembicaraan dalam keadaan gembira. Pembicaraan yang diinginkan oleh anak dan orang tua.

Selain suasana hati, mereka juga memilih tempat berbicara dengan suasana alami. Teras aula itu langsung berbatasan dengan hutan mangrove. Seakan-akan keberadaan mereka perlu disaksikan oleh pohon-pohon mangrove yang berdiri gagah di dekat mereka. Mereka ingin menunjukkan bahwa hubungan anak dan orang tua itu dalam keadaan positif. Dalam keadaan baik. Ikatan emosional mereka sedang kuat-kuatnya.

Hubungan anak dan orang tua bisa pasang surut. Terkadang kuat. Tetapi bisa juga kurang kuat. Saat itu seorang anak dan Ibundanya menunjukkan hubungan emosional yang tampak kuat. Cara mereka berbicara yang hangat menunjukkan kekuatan itu. 

Saat pertemuan di aula, tim guru dan wali kelas mendengarkan sebagian suara hati orang tua. Pihak sekolah memberikan tanggapan dan solusi yang bisa diupayakan. Kemudian kedua belah pihak sepakat untuk bermitra dan menjadi satu tim untuk menyukseskan semua Murid. Bisa jadi Ibunda itu sedang menyisipkan semangat kepada putrinya dalam membangun kemitraan antara Murid, Orang Tua, dan Guru.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT