SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Senyum Kolaborasi

Rabu, 17 September 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 396 Kali

Seminggu sekali, sejumlah Murid bersiap di lobi sekolah. Tepatnya setiap Jumat pagi, Murid-murid yang beragama Islam membantu teman-teman muslim lainnya untuk menyalurkan sebagian rezeki. Sebuah kotak berdinding kaca setinggi satu meter disediakan di lobi sekolah.

Di bagian atas kotak itu dalam keadaan terbuka. Murid-murid bisa memasukkan infak berupa uang langsung ke dalam kotak itu. Nilainya bebas. Ada Murid yang langsung memasukkan infak ke dalam kotak itu. Ada juga yang memberikan uang “besar”. Petugas penerima infak bisanya bertanya berapa nilai uang yang akan disumbangkan. Petugas itu akan mengembalikan selisih nilai uang yang diinginkan penyumbang.

Biasanya kotak seperti itu berukuran kecil. Lubang di atas juga kecil. Penyumbang langsung memasukkan sumbangan melalui lubang kecil itu. Tidak ada pengembalian uang. Apa yang dimasukkan melalui lubang itu berarti semua dianggap sudah disumbangkan.

Pelayanan sumbangan di lobi itu memberikan fasilitas pengembalian uang. Dengan demikian jumlah sumbangan atau infak bisa fleksibel. Bisa besar atau kecil. Sesuai keperluan atau kemauan.

Meskipun demikian, proses itu masih menggunakan uang tunai. Padahal penggunaan uang tunai saat ini sudah mulai berkurang. Selain penggunaan rekening bank, Murid-murid saat ini bisa menggunakan dompet digital atau elektronik untuk bertransaksi. Dengan memiliki dompet itu di telepon genggam, mereka bisa bertransaksi dalam hitungan detik.

Saat ini pengurus masjid di sekolah ini sedang mengupayakan penerimaan infak secara elektronik.

Pemandangan seperti itu terjadi seminggu sekali. Kegiatan itu merupakan proses pembelajaran yang difasilitasi sejumlah Murid. Tujuan pembelajaran itu adalah peningkatan Keimanan dan Ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Itu merupakan Dimensi Profil Lulusan (DPL) yang pertama. 

Selain itu, para Murid diharapkan bisa meningkatkan DPL Kolaborasi. Mereka bekerja sama dalam berbuat kebaikan. Kolaborasi dibangun dalam keadaan menyenangkan. Murid-murid yang memfasilitasi kolaborasi itu memancarkan kesenangan dengan senyum mereka.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT