SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Menunggu Direkrut

Jum'at, 22 Agustus 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 392 Kali

Suatu acara segera dimulai. Dua orang murid dari sekolah ini menempatkan diri di tengah lapangan futsal. Kedua murid berjilbab itu mengenakan seragam panitia pelaksana. Warna sepatu mereka juga sama. Putih. Mereka yang memimpin pembelajaran kolosal saat itu.

Suara keduanya lantang dan meyakinkan. Kalimat-kalimat yang diucapkan lancar. Intonasinya disesuaikan dengan pesan yang disampaikan. Ada nada tinggi dan sedang. Selain memegang mikrofon, tangan lainnya memegang kertas. Model kertasnya seperti kertas yang biasa dibaca pembawa acara profesional.

Mereka berhasil menarik perhatian penonton. Penonton seperti terhipnotis saat mereka mulai mengucapkan salam. Nada salam mereka terasa bersemangat. Semangat itu sampai pada hati penonton. Mungkin penonton sepakat bahwa mereka layak menjadi pembawa acara.

Acara pertama doa yang dibacakan oleh seorang guru. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia. Dia juga ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Sambutannya juga disampaikan dengan lancar. Suaranya jelas. Kalimat-kalimatnya kekinian. Ungkapan-ungkapannya disertai analogi. 

Penonton yang hadir di gedung itu berasal dari berbagai murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Sejumlah orang tua hadir. Latar belakang yang berbeda diumpamakan minuman secangkir kopi. Kopi yang rasanya pahit itu menjadi enak diminum setelah dicampur dengan gula dan bahan lain.

Penonton yang berbeda-beda asal sekolah itu bisa menjadi seperti saudara jika mereka bersatu. Mereka bisa saling menjadi teman. Melalui olahraga mereka bisa menambah teman.

Kedua pembawa acara ditambah dengan satu orang ketua panitia telah menunjukkan keterampilan berkomunikasi di depan umum. Komunikasi adalah satu di antara 8 lulusan SMA. Mereka tinggal menunggu direkrut oleh lembaga atau siapa saja yang memerlukan jasa mereka.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT