SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Satu Frekuensi

Kamis, 07 Agustus 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 554 Kali

Diskusi seperti tiada henti. Sambil berjalan di pinggiran hutan Mangrove di sekitar sekolah, seorang tamu, seorang lulusan, dan seorang murid melakukan terus berkomunikasi. Terkadang mereka berhenti jika ada suatu topik yang perlu didalami. Berhenti bukan untuk istirahat, tetapi itu suatu upaya agar diskusi mereka lebih fokus.

Tamu yang berasal dari Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah itu memang memiliki kemampuan menghubung-hubungkan ide-ide yang baik. Dia menggali “habis-habisan” informasi dari ketua Ekstrakurikuler Relawan Mangrove. Apa kegiatan dan tantangan  untuk mencintai mangrove terus digali tamu itu.

Tamu itu juga membayangkan orang-orang di luar sana. Mereka secara realistis tidak bisa ramai-ramai datang ke sekolah ini. Sebagai gantinya, tamu itu meminta kepada seorang lulusan untuk membuatkan semacam film atau video dokumenter. Isinya tentang kegiatan dan tantangan melestarikan hutan mangrove. 

Lulusan itu memang memiliki hobi dan kompetensi di bidang multimedia. Juga prestasi di bidang itu. Dia diminta membuat konten video tentang kegiatan berbasis lingkungan di sekolah ini. Permintaan itu disanggupinya.

Dengan video dokumenter itu, orang-orang yang ingin mengetahui tentang sekolah ini tidak harus datang ke sekolah ini. Sebagai gantinya, mereka bisa menonton video itu. Cara itu juga termasuk efektif.

Dari cara meramu potensi di depan mata, tamu itu memang tipe orang yang mudah melihat potensi sesuatu dan seseorang. Mengetahui lulusan itu akan kuliah di Institut Seni Budaya (ISBI) Bandung, tamu itu merekomendasikan agar lulusan itu menemui temannya yang menjadi dosen di kampus itu. Bahkan nomor kontak tamu itu diberikan kepadanya. Tamu itu berharap lulusan tersebut menghubunginya saat dia bertemu dengan dosen itu.

Tidak hanya itu, tamu tersebut langsung menindaklanjuti idenya. Dia meminta lembaganya agar bersurat ke suatu kampus di Jakarta untuk membantu sekolah ini dalam bidang pelestarian lingkungan. Kampus itu bahkan sudah memberikan jawaban awal yang positif. Tim kampus itu akan datang untuk melakukan survei di sekolah ini. Sepertinya semua bergerak dalam satu frekuensi. Satu visi untuk mencintai lingkungan.(aa)  

  1. TULISAN TERKAIT