SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Jurnalis Muda

Rabu, 13 Agustus 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 642 Kali

Bagaimana murid ini berbicara memang sudah dipelajari. Murid perempuan yang sudah duduk di Kelas XII ini memiliki kemampuan berbicara yang meyakinkan. Kemampuan itu bukan datang sejak dia lahir. 

Saat berbicara, dia tampak bersemangat. Kata-katanya seperti tidak ada jeda. Meluncur begitu saja. Seperti tidak perlu dipikir. Kedua tangannya tidak mau diam. Tangannya bergerak-gerak menguatkan kata-katanya. Lisan dan tangannya saling mendukung. Keduanya seperti saling percaya. Kompak. Pesan yang disampaikan menjadi menarik perhatian.

Saat itu dia berada di kelasnya. Dia memiliki waktu beberapa menit setelah pelajaran olahraga. Waktu yang sedikit  itu dimanfaatkannya untuk istirahat dan santai. Kipas angin tentengan dipegangnya erat. Dia ingin merasa lebih dingin. Gaya anak-anak sekarang untuk memanfaatkan teknologi yang praktis dan murah.

Kegemarannya berlatih berbicara dimulainya sejak dia belajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kakaknya yang sudah bekerja juga mendukungnya. Saat mengikuti suatu pelatihan, kakaknya tidak keberatan adiknya mengikuti pelatihan itu. Apa yang dilatihkan dalam pelatihan itu diikutinya. Alih-alih malu, dia malah bersemangat mengikutinya.

Dia sangat tertarik untuk belajar cara berbicara di depan umum. Bisa berbicara di depan umum dengan menarik merupakan impiannya. Impiannya membuatnya percaya diri saat berbicara. Itu juga membuat lisannya lancar saat menyampaikan pesan.

Apa sebenarnya impiannya?

Dengan tegas dan lugas dia mengatakan bahwa dia ingin menjadi seorang jurnalis. Dia menggambarkan profesi itu membuatnya bangga. Dia bisa berbicara di depan umum dengan baik. Umumnya kebanyakan orang takut berbicara di depan orang banyak. Tetapi baginya, jurnalis yang bisa berbicara di depan umum itu malah menjadi kesempatan yang didambakan.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT