SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Hari Laut

Sabtu, 02 Agustus 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 355 Kali

Dengan penuh semangat, seorang pegawai dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) Jakarta berkunjung ke sekolah ini. Didampingi beberapa pegawai dari suatu lembaga di Samarinda, pegawai berjilbab itu terlihat antusias untuk mendapatkan sejumlah informasi di sekolah ini.

Sore itu, dia disambut oleh seorang guru pembina Ekstrakurikuler berkaitan dengan lingkungan. Dia menyampaikan penasarannya kepada guru itu terkait dengan potensi dan kegiatan sekolah ini. Yang membuat dia penasaran adalah informasi awal tentang keberadaan hutan mangrove seluas 8 hektar yang ada di sekolah ini.

Bekal informasi awal tentang luas hutan mangrove membuatnya ingin tahu lebih banyak. Dia banyak bertanya kepada guru pembina itu tentang kegiatan murid-murid terkait hutan mangrove. Guru itu menjelaskan awal mula keadaan lahan sebelum pepohonan mangrove tumbuh. Pemerintah kota, masyarakat, dan warga sekolah ini terlibat dalam penanaman mangrove saat itu.

Penanaman dari nol.

Sekarang pohon-pohon mangrove itu sudah tumbuh sehat dan tinggi. Setinggi bangunan dua lantai sekolah. Terlihat rimbun dan teduh. Gagah tetapi tidak sombong.

Mendengarkan penjelasan guru saja tidak cukup bagi tamu itu. Dia ingin mendengarkan murid-murid bagaimana mereka mencintai hutan mangrove. Murid-murid yang tergabung dalam Ekstrakurikuler Relawan Mangrove dengan senang hati mendampingi tamu itu. 

Tamu itu bertambah bersemangat mengungkap kegiatan mereka. Tidak hanya diminta bercerita, mereka diminta menemani tamu itu untuk melihat dari dekat hutan mangrove yang memagari sebagian bangunan sekolah. Mereka berjalan sambil ngobrol di hutan mangrove bagian luar.

Setelah kembali lagi ke suatu ruang, tamu itu masih menyambung lagi diskusi dengan murid-murid pecinta mangrove itu. Diskusi terlihat asyik dan cukup panjang. Sepertinya tamu itu tidak ingin segera pulang.

Apalagi ketika dia seperti tidak percaya bahwa luas hutan mangrove itu ternyata 21 hektar. Bukan 8 hektar seperti info awal yang diterima. Ternyata luasnya hampir 3 kali lipatnya. 

Hutan itu ada didukung dengan tersedianya air laut pasang surut. Tamu itu memang sedang mencari sekolah yang terkait atau dekat dengan laut. Dikaitkan pula dengan kegiatan untuk memperingati Hari Laut Sedunia.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT